Sabtu, 05 Februari 2011

BeRjUbah HitaM


Diatas krikil yang tajam itu
kaki berlumur darah
namun air mata tak sanggup keluar
Diatas api yang panas itu
kaki melepuh merah
namun airmata tak mempu pecah

Aku tak mampu menjamah
membelah keyakinan pada dua langkah
kakiku berdarah merah
lemah namun ku dapat menggubah

Dibalik jubah hitam,
sesosok bayang datang
menjelma diantara cermin
aku terpojok diantara
kaca-kaca atas pastura
Melihatku dalam cermin
dengan kaki penuh luka
dengan tubuh penuh tipudaya
Sesosok bayang berjubah hitam
adalah aku dalam kegelapan
Saat aku mencoba memecah cermin itu
aku, terhisap masuk kedalamnya
Kaki terasa dingin oleh embun
yang menempel diatas pastura hijau
Kemudian aku melangkah maju
terperosok dalam ingatan masa lalu
terjebak dalam rumput kering bagai duri
dan kembali diatas kerirkil tajam
Diatas api yang tak padam